* Memaafkan Lebih Membahagiakan Daripada Membenci *
oleh Club Curhat Muslim Dan Muslimah - II pada 31 Januari 2012 pukul 20:28 ·
Disaat
dalam kesendirian dan kesepian begitu berat beban hidup ini ketika kita
disakiti atau didzalimi justru oleh orang yang kita sayangi atau orang
lain, mengadu kepada Allah dengan tanpa disadari air mata itu mengalir
membasahi pipi, tak kuasa untuk dibendungnya karena perih dihati, ‘Ya
Allah, bagaimana caranya menyembuhkan luka hati ini?’ Ujian, cobaan tak
kuasa untuk dipikulnya sendiri.
Suatu yang mustahil untuk mengubah
apa yang sudah terjadi karena luka itu teramat perih. Marah,dendam dan
kecewa campur aduk, ‘kamulah penyebab aku menderita begini!’
" Aku
akan hancurkan kamu!’ jika kita telah tersakiti begitu hebatnya
kemarahan, hati menjadi mudah terkotori dengan nafsu membalas dendam dan
ingin kembali menyakiti perbuatan orang yang telah menyakiti hati.
Kebahagiaan atau penderitaan tidak perlu mencari siapa yang bersalah,
atau yang menyebabkan hidup anda menderita. Anda harus mampu memaafkan
orang lain yang telah menyakiti hati anda. Mohonlah ampunan kepada Allah
untuknya. Sebenarnya anda termasuk orang yang diberikan rahmat oleh
Allah.
Jika anda disakiti berarti anda sedang teraniaya. Orang
yang teraniaya adalah orang yang sedang diuji sekaligus diberikan
kemudahan oleh Allah.
Allah memberikan dua pilihan membalas perbuatannya atau memaafkan.:
Jika anda tidak membalas tetapi bersabar & memaafkan orang yang
telah menyakiti anda maka Allah akan memberikan ampunan dosa-dosa anda
dan Allah menganugerahkan kepada anda kehidupan yang lebih sehat, indah
dan membahagiakan bagi anda.
‘Dan bagi orang-orang yang
apabila mereka diperlakukan dengan dzalim mereka membela diri. Dan
balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barangsiapa
memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas Allah. Sesungguhnya Dia
tidak menyukai orang-orang yang dzalim. Dan sesungguhnya orang-orang
yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada dosa atas mereka.
Sesungguhnya doa itu atas orang-orang yang berbuat dzalim kepada manusia
dan melampaui batas dimuka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab
yang pedih. Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan sesungguhnya
perbuatan demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.’
(QS. Asy-Syuura’ 39-43).
Penyusun : Lakone Uye
Tidak ada komentar:
Posting Komentar